Aku tidak takut,karena
Allah Maha Mengtaklukkan
Hidup
itu sangat sederhana , seperti ada nya malam dan pagi akan menawarkan mentari.
Hidup tidak mungkin selalu sedingin Es, atau sebasah hujan dengan diiringi
badai yang bergemuruh.
Hidup
adalah suatu anugrah yang harus kita syukuri, yang harus kita perjuangkan, yang
harus kita relakan.
Dalam
hidup, kita sendiri yang membuatnya rumit, membuatnya galau, membuatnya terasa
menyakitkan. Padahal dibalik badai pasti ada pelangi yang menyambut, dan dibalik
dinginnya Es pasti ada bunga yang bersiap-siap untuk tumbuh.
Aku
Tidak Takut…
Bukan
berarti Aku Benar Benar Merelakanmu. Tapi aku coba untuk menenangkan
kegelisahaan yang selama ini hadir dalam fikiranku.
Aku
Tidak Takut…
Sebenarnya
Menunjukan Dimana Rasa Takut itu. Aku Tidak Sekuat ini membuktikan kalau aku
benar benar Sangat Takut Kehilanganmu
Tapi
hidupmu milikmu seutuhnya, aku hanya seorang yang berharap menjadi bagian dari
hari hari mu. Aku yang selalu berdoa tanpa kau tau agar hari hari itu menjadi
nyata. Aku yang selalu gembira, hanya dengan melihat keseharianmu di media
sosial tanpa kau tau.
Meski
bibir tak berkata, bukan berarti ku tak merasa. Kalau rasa ini mungkin tidak akan terbalas sesuai dengan
harapan yang ku simpan.